Merawat burung kacer agar tampil maksimal sebenarnya mudah dilakukan, yaitu dengan memberikan perawatan harian secara rutin, termasuk menyediakan pakan tambahan (EF) yang kaya protein.
Pakan tambahan yang kaya protein seperti jangkrik menjadi menu wajib
yang selalu ada setiap hari. Makin tinggi kadar protein yang
dikonsumsinya, makin “beringas” pula karakter burung tersebut. Kondisi
itulah yang dapat memicu birahinya sehingga burung menjadi lebih rajin
bunyi (gacor) dan akan memiliki sifat lebih agresif daripada biasanya.
Karena itulah, banyak penggemar yang senang bereksperimen dalam
memperoleh setelan yang pas, terutama porsi jangkrik dalam perawatan
harian maupun perawatan menjelang lomba.
Berikut ini cara menyiapkan kacer agar menjadi burung yang lebih siap ketika dilombakan:
- Pagi dan sore hari, kacer hanya diberikan jangkrik sebanyak 5 ekor saja. Pemberian jangkrik yang standart ini sengaja dilakukan agar burung tidak terlalu agresif dan membuang energinya untuk sesuatu yang tidak penting. Contohnya berkicau pada siang hari, atau menjadi galak pada burung lain maupun pemiliknya lantaran terlalu birahi.
- Porsi kroto 1 sendok teh, dan diberikan selama 1-2 kali seminggu. Kroto bermanfaat sebagai tambahan energi untuk mendongkrak stamina burung.
